Congratz Obama: The Audacity of Hope

November 6, 2008 · Posted in Ebooks, Hot News, Tokoh · 11 Comments 

Yups… Congratz to Obama, the next US President for 2008-2012. Akhirnya Obama terpilih menjadi Presiden Amerika Serikat untuk 4 tahun mendatang dan menggantikan George Bush yang menurut pandanganku pribadi gagal membuat Amerika menjadi negara yang lebih baik dan lebih bersahabat kepada negara-negara dunia ketiga. Semoga dengan terpilihnya Obama ini mampu memperbaiki citra Amerika sehingga permusuhan-permusuhan antara negara-negara lainnya dengan Amerika akan memudar dan perdamaian dunia serta keutuhan ciptaan akan semakin terpelihara.

Obama telah menyuarakan Change! atau perubahan. Perubahan yang dimaksudkannya bisa kita saksikan pada video-video kampanyenya yang banyak beredar di Youtube. Sebenarnya hal yang mendasari kata Change yang Obama pakai sebagai “jargon” kampanyenya bermula sejak tahun 2004 ketika ada konvensi Partai Demokrat untuk memilih Senator dan pada saat itu Obama sukses terpilih menjadi Senator dari partai Demokrat. Pidatonya yang sangat terkenal dan sangat inspiratif yang juga dibukukan adalah Audacity of Hope atau Menerjang Harapan merupakan intisari dari kata Change! yang Obama maksud.

Berikut ini adalah poin-poin penting yang Obama sampaikan dalam Audacity of Hope. Lihatlah betapa open-mindednya obama memandang permasalahan yang sedang dihadapi Amerika dan dunia. Thats why I like this guy :)

Read more

Pro Obama

November 2, 2008 · Posted in Tokoh · 4 Comments 

Hi guys… Huehehe… Jarang update neh karena sedang fokus menyelesaikan skripsi. Mudah-mudahan semuanya lancar sehingga aku bisa jadi Sarjana bulan Januari 2009 yang akan datang. Amin…

Read more

Hillary, Contoh Pemimpin yang Siap Kalah

June 29, 2008 · Posted in Kepemimpinan, Tokoh · 5 Comments 

Guys… Pada memperhatikan nggak kalo postinganku akhir-akhir ini gado-gado banget. Huehehehe… Soalnya lagi kejar target karena hyperweb, si penyedia jasa domain dan hosting gratisannya blog ini beberapa hari yang lalu complain karena aku katanya malas posting. Jika ini terus berlangsung maka mereka akan mengambil alih blog ini. TIDAK!!! Aku belum rela kehilangan blog ini. Wkwkwkwkwkwkwk :P

Kebetulan tadi aku singgah ke blognya salah satu pendukung fanatik Partai Demokrat Amerika sono. Banyak perkembangan tentang Partai Demokrat (Bukan Partai Demokratnya SBY loh…) kubaca di blog itu. Ada beberapa gambar yang menarik dan membuktikan betapa demokratisnya kehidupan perpolitikan di negara Paman Sam itu. Mau liat gambarnya?

Hillary and Obama

Obama and Hillary Together

Gambar itu mengandung makna yang dalam jika dikaitkan dengan kondisi perpolitikan di negara kita tercinta. Gambar itu menunjukkan bahwa Amerika Serikat memiliki calon-calon Pemimpin yang siap kalah. Sangat berbeda dengan kondisi perpolitikan di negara ini, dimana calon-calon pemimpin di negara ini sangat jarang yang siap kalah dan mau mengakui kekalahannya. Lihat saja kasus konvensi Partai Golkar pada Tahun 2004 yang lalu (Bukan berarti aku mendukung Golkar loh). Kemudian kasus-kasus Pilkada di berbagai daerah yang berlarut-larut karena yang kalah nggak mau mengakui kekalahannya dan mendukung yang menang. Huh…

Hillary Clinton mengakui kekalahnnya dan mendukung sepenuhnya Barrack Obama. Tidak hanya di bibir saja :) Bahkan Bill Clinton selalu mensupport Obama pada setiap kesempatan dirinya diundang menjadi pembicara. Huebat!!! Ini baru namanya Pemimpin. Semoga Barrack Obama bisa menang dalam pemilihan Presiden Amerika yang akan segera berlangsung pada bulan November 2008 yang akan datang. Supaya Amerika bisa memiliki warna baru, yaitu bukan menjadi polisi dunia melainkan pengayom dunia :)

I support for Barrack Obama

logo baru obama

Oiya… sekalian mau kasih tau logo barunya Obama untuk kampanye :)

Calon Gubernur Sumatera Utara Pilihanku

April 2, 2008 · Posted in Hot News, Kepemimpinan, Sumatera Utara, Tokoh · 6 Comments 

Guys… Sebentar lagi masyarakat Sumatera Utara akan menggelar hajatan besar demokrasi, yaitu pemilihan Gubernur Sumatera Utara secara langsung. Hajatan yang akan dilangsungkan pada tanggal 16 April 2008 yang akan datang ini merupakan pemilihan Gubernur pertama kalinya yang dilakukan masyarakat Sumatera Utara. Banyak kalangan berharap agar hajatan ini dapat berlangsung aman, jujur dan demokratis mengingat beberapa pengamat politik dari bidang akademisi sudah beberapa kali mengeluarkan statemen berupa kekhawatiran akan terjadinya konflik horizontal antar sesama simpatisan calon Gubsu.

Diantara 5 Calon Gubsu yang sah, yaitu H.M. Ali Umri/H. Maratua Simanjuntak (Golkar), RE Siahaan/H. Suherdi (PDS, PKB, PIB, PBSD, PPD, PNBK, Partai Pelopor dan PNI Marheinisme), H.Syamsul Arifin, SE/Gatot Pudjo Nugroho (PPP, PKS, PBB, Partai Partior Pancasila, PKPB, PKPI, PSI, PNI Marhaenisme, PDK, PPDI dan PNUI), H.Abdul Wahab Dalimunthe/H.Raden Muhammad Syafi’i (Partai Demokrat, PAN dan PBR) dan pasangan Mayjen TNI (Purn) Tri Tamtomo/Benny Pasaribu (PDIP), aku sendiri dari sejak jauh-jauh hari telah menetapkan hatiku untuk memilih pasangan Tritamtomo-Benny Pasaribu atau yang ngetren dengan singkatan Tri-Ben.

Alasanku memilih pasangan Tri-Ben cukup Simple dan mudah-mudahan bisa dipertimbangkan juga oleh yang masyarakat Sumatera Utara lainnya. Aku memilih pasangan ini karena merekalah yang paling pantas. Tritamtomo akan mendidik masyarakat Sumut dengan ketegasan dan kedisiplinannya mengingat beliau adalah mantan Pangdam I Bukit Barisan dan Benny Pasaribu akan mensejahterakan masyarakat dengan latar belakang pendidikan Ekonomi Pertaniannya. Benny juga akan memanfaatkan link-linknya untuk memajukan Sumut mengingat beliau adalah mantan anggota DPR RI dan telah lama berkiprah di pusat.

Selain itu, PDI-P lebih solid dibanding partai-partai pengusung Calon Gubernur lainnya. Dengan catatan bahwa Tri-Ben harus merangkul Mantan Gubernur Sumatera Utara terdahulu yaitu Rudolf Pardede yang juga merupakan kader dari PDI-P, maka aku yakin pasangan ini akan terpilih sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sumut 2008-2013. Sedangkan calon Gubsu lainnya menurutku tidak layak dipilih.

Abdul Wahab Dalimunthe dan Syamsul Arifin merupakan pengkhianat Partai Golkar. Rakerda Partai Golkar Sumut telah menetapkan Ali Umri menjadi Calon Gubsu dari Partai Golkar namun mereka tetap maju. Ini menunjukkan keserakahan mereka terhadap jabatan padahal Partai Golkar telah membesarkan nama mereka. Golkar tidak akan solid dan peluang Ali Umri akan sangat tipis karena suara Golkar akan pecah kepada 3 calon. Ini tidak bisa dipungkiri. Sedangkan pasangan R.E Siahaan dan H. Suherdi mungkin memiliki peluang tetapi track record R.E. Siahaan bisa dibilang buruk. Beliau adalah Walikota Pematang Siantar incumbent dan maju sebagai Calon Gubsu tapi bukan dari Partai yang mengantarkan dia sebagai Walikota, yaitu Partai Demokrat. Kenyataanya Partai Demokrat malah mencalonkan Abdulwahab Dalimunthe dan Raden Muhammad Syafi’i. Sebagai warga Pematang Siantar yang sedang kuliah di Medan, aku sendiri merasa beliau belum pantas menjadi Calon Gubsu mengingat baru kurang lebih tiga tahun memimpin Kotamadya Pematang Siantar dan belum menunjukkan prestasi yang signifikan untuk Pematang Siantar. Dengan kata lain aku menyatakan bahwa Calon Gubsu R.E. Siahaan adalah orang yang sangat opportunis dan belum layak didukung.

Mudah-mudahan tulisan ini bisa dibaca oleh banyak masyarakat Sumut sehingga dapat menjadi referensi sederhana untuk menentukan pilihan Calon Gubsu dan Wagubsu yang akan dipilihnya pada tanggal 16 April yang akan datang. Kalau ada yang merasa terganggu dengan tulisan ini, ditunggu komentarnya dan mari kita beradu argumentasi tentang pendapat dan analisis masing-masing. Semoga berguna :)

Ebook Di Bawah Lentera Merah Soe Hok Gie

April 1, 2008 · Posted in Kepemimpinan, Tokoh · Comment 
Guys… Another good indonesian ebook for you. Buku tentang Sosialisme di Indonesia dalam pandangan Soe Hok Gie ini merupakan skripsi S1 beliau untuk menamatkan studinya di Universitas Indonesia. Dalam ebook ini kita bisa mengetahui sejarah tentang pergolakan-pergolakan yang terjadi di Indonesia dalam catatan Soe Hok Gie.

Kamu harus membaca ebook Di Bawah Lentera Merah Karya Soe Hok Gie ini. Silahkan download disini

Nama-Nama Negara yang Diambil dari Nama Tokoh

March 31, 2008 · Posted in Selingan, Tokoh · 16 Comments 
Guys… Barusan buka-buka majalah bekas dan menemukan tulisan singkat tentang Nama-Nama Negara yang diambil dari Nama Tokoh nih… Negara-negara tersebut adalah:

Bolivia, diambil dari nama Simon Bolivar

Colombia diambil dari nama Christopher Columbus

Nicaragua diambil dari nama kepala suku Nicarao

Liechtenstein diambil dari nama Johann von Liechtenstein



Saudi Arabia diambil dari nama Raja Saud


Philippines diambil dari nama Raja Phillip

Amerika Serikat pun namanya diambil dari nama seseorang, yaitu nama penjelajah Amerigo Vespucci

Kalo nama negara Indonesia ada yang tau nggak berasal dari mana??? Terus terang sekarang aku lupa apa pernah dapet pelajaran tentang ini waktu SD dulu. Sampe sekarang aku masih terus mencari dan penasaran banget :)

Ebook Why We Want You To Be Rich: Kiyosaki and Trump

March 27, 2008 · Posted in Tokoh · Comment 

MENGAPA KAMI INGIN ANDA MENJADI KAYA
DUA PRIA SATU PESAN
“Orang kaya bertambah kaya, apakah Anda juga demikian?” “Kita kehilangan kelas menengah kita, dan jumlah kelas menengah yang menciut adalah ancaman bagi stabilitas Amerika serta dunia demokrasi itu sendiri. Kami ingin Anda menjadi kaya sehingga Anda dapat menjadi bagian dari
solusi…alih-alih bagian dari masalah.”

Donald J. Trump dan Robert T. Kiyosaki

Donald Trump dan Robert Klyosaki sama-sama prihatin. Keprihatinan mereka adalah bahwa yang kaya menjadi semakin kaya, tetapi Amerika menjadi semakin miskin. Ibarat lapisan es di daerah kutub, kelas menengah mulai menghilang, Amerika mulai menjadi masyarakat dua kelas. Dengan segera Anda akan menjadi si kaya atau si miskin. Donald dan Robert ingin Anda menjadi kaya.

Fenomena ini—penciutan jumlah kelas menengah—adalah masalah global, tetapi terutama terjadi di negara-negara G-8 (negara-negara seperti Inggris, Prancis, Jerman, Jepang, dan lain-lain).

Mantan Kepala Bank Sentral Amerika, Alan Greenspan, berkata, “Se- perti yang sering kali saya katakan, hal ini bukanlah jenis masalah di mana sebuah masyarakat demokratis—masyakarat demokratis kapitalis—dapat menerimanya tanpa mencari solusinya.” Dia kemudian menjelaskan betapa jurang perbedaan pendapatan antara si kaya dan populasi Amerika yang lain menjadi begitu lebar serta berkembang begitu pesat sehingga pada akhimya mungkin dapat mengancam demokrasi kapitalisme itu sendiri.

Baca lebih lanjut dengan mendownload ebooknya:

Ebook Why We Want You to be Rich Part 1

Ebook Why We Want You to be Rich Part 2

Next Page »

  • Other Links

  • Top Commentators

  • Blog Connection

  • Recent Visitor

  • Stats and Ranks

  • Spam Blocked