Seh Ukur “Bilqis” dari Bukit Lawang, Butuh Bantuan Kita…

July 18, 2010 · Posted in My Life, Sumatera Utara · 6 Comments 
Bilqis Anindya Passa, bayi penderita atresia bilier, akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (10/4/2010) setelah dirawat sekitar dua bulan di RSUP dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah.
Bilqis Anindya Passa, bayi penderita atresia bilier, akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (10/4/2010) setelah dirawat sekitar dua bulan di RSUP dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah.

Guys… Pernah mendengar nama Bilqis? Mungkin kita masih ingat seorang bayi perempuan bernama lengkap Bilqis Anindya Passa, balita penderita atresia bilier yang akhirnya meninggal dunia, setelah dirawat intensif selama sekitar dua bulan di RSUP dr. Kariadi Semarang.

Well, kali ini aku ingin menyampaikan tentang ditemukannya kasus yang sama dengan Bilqis, yang dialami sebuah keluarga di Kawasan Perumahan Eks-Banjir Bandang Bohorok, BukitĀ  Lawang, Langkat, Sumatera Utara. Bayi perempuan cantik yang bernama Seh Ukur, putri pasangan Sada Kata dan Usman yang baru berusia 10 bulan ini memiliki berat 9,4 kilogram dan tonjolan di perut yang sangat besar. Sangking besarnya, Seh Ukur terlihat sangat kesakitan yang ditunjukkan dengan tangisannya.

Kulit bayi Seh Ukur tampak menghitam dengan bola mata berwarna kekuningan. Karakteristik fisik ini sangat tidak lazim pada bayi normal di usia 10 bulan. Ketika seorang teman mengambil gambar bayi ini di sebuah klinik di kawasan Bukit Lawang yang dikelola oleh Bidan Nerli, mimik wajah bayi Seh Ukur menyiratkan teriakan kecil rasa sakit yang tidak dapat diungkapkan.

Bayi Seh Ukur bilqis Bukit Lawang

Bayi Seh Ukur "bilqis" Bukit Lawang

Bayi Seh Ukur sudah beberapa kali masuk Rumah Sakit di kota Medan, namun karena keterbatasan biaya, orangtua bayi ini, pasangan Sada Kata dan Usman tidak dapat melanjutkan perobatan di Rumah Sakit. Dari data hasil pemeriksaan USG Liver + Spleen + Ginjal + GB. Kesimpulan Radiologis terakhir yang dibuat pada 5 Maret 2010 lalu di Rumah Sakit Umum Pusat H. Adam Malik, Medan Oleh Dr Lubis Syaifudin SpRad. menyatakan bahwa “Hepatosplemonegali, tidak tampak SOL + Dilatasi traktus billier intrahepatik. Kedua ginjal baik, tidak tampak bendungan, batu maupun SOL. Gall blader tidak tervisualisasi.”

Terus terang aku nggak paham apa maksud dari kesimpulan radiologis yang dokumennya aku baca dan lihat langsung, namun yang pasti bayi Seh Ukur telah menderita penyakit ini sejak usia tiga bulan, dan sejak itu pula orangtua bayi Seh Ukur melakukan usaha-usaha pengobatan. Tapi karena keterbatasan biaya, pengobatan akhirnya dihentikan

Saat ini bayi Seh Ukur membutuhkan bantuan dari para dermawan, orang-orang yang mampu mengulurkan tangan untuk memberikan bantuan kepada orangtuanya sehingga bayi Seh Ukur dapat melakukan perawatan yang tepat. Untuk informasi tentang laporan hasil Radiologi Seh Ukur dan dokumen-dokumen pendukung lainnya, Anda dapat melihatnya di link berikut ini:

http://www.flickr.com/photos/19981631@N07/sets/72157624400348405/

Bagi yang berminat membantu bayi tersebut, terutama yang berdomisili di Sumatera Utara bisa langsung datang ke Alamat rumah mereka di Perumahan Bukit Lawang Indah (Eks Banjir Bandang) Blok I No. 3.

Atau jika ada dermawan yang berniat membantu, bantuan bisa dikirimkan melalui rekening :

Yayasan Orangutan Sumatra Lestari,
BNI Syariah Cab, Medan,
NOREK : 009-2757-983.

Related posts

Update Blog

March 13, 2010 · Posted in My Life · 12 Comments 

Guys… Fuih… Finally bisa update blog lagi… Sebelumnya blog ini sempat offline total selama 2 minggu terakhir karena pemindahan server yang dilakukan oleh pihak hyperwebenable. Setelah pemindahan server ternyata blog ini masih tetap offline… Tanya sana, tanya sini sama pihak hyperwebenable, ternyata mereka menonaktifkan blog ini karena sudah hampir 5 bulan tidak ada update… Iya juga sih, berdasarkan ToS ketika aku mendaftarkan diri di program mereka untuk mendapatkan domain dan webhosting gratis, mereka mensyaratkan jumlah visitor harian minimal 200 pengunjung dan jumlah update blog minimal 10 postingan per bulan…

Setelah proses lobi2 via email yang cukup ketat, akhirnya mereka bersedia menghidupkan kembali blog ini dengan syarat aturan dalam ToS mereka harus aku patuhi untuk masa-masa yang akan datang. Harus update minimal 10 postingan per bulan itu yang paling utama. Karena kalo masalah visitor blog ini stabil mendapat kunjungan diatas 200 visitor per hari…

Hm… Memang aku sendiri juga sempat berpikir untuk total mematikan blog ini dan mengalihkannya ke adieska.com secara domain adieska.net ini merupakan milik somebody else… Tapi sayang juga kalo blog yang udah dibangun bertahun-tahun dan udah banyak memberikan penghasilan online kepadaku ini akhirnya tamat… :)

So, mulai sejak postingan ini kayaknya aku bakalan rutin lagi mengupdate blog ini…

Related posts

Jablay…

October 21, 2009 · Posted in My Life · 23 Comments 

Guys… Beberapa waktu yang lalu aku dengan berani membuat postingan tentang attitude blogger yang salah. Namun nampaknya ada inkonsistensi antara apa yang aku uraikan pada postingan tersebut dengan perkembanganku sebagai blogger dan perkembangan blog ini setelahnya. Why???

Jablay… Mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan kondisi blog ini, yups… Jablay atau jarang dibelai mungkin adalah bahasa populer yang bisa aku gunakan dalam mewakili nasib blog ini. Dengan atau tanpa alasan, memang aku sudah mulai mengurangi “waktu bermain” dengan hampir semua blog dan website yang selama ini aku kelola. Bahkan beberapa domain yang sudah dibeli berbulan-bulan yang lalu pun belum tersentuh sama sekali.

Read more

Related posts

Next Page »