Bagaimana Cara Kamu Memperlakukan Uang?

September 25, 2008 · Posted in Lingkungan · 27 Comments 

Guys… Udah lama sebenernya mau buat postingan tentang ini. Yah… Melanjutkan aktifitasku dahulu yang “agak” sering membuat postingan-postingan berupa kampanye terselubung terhadap usaha untuk mengurangi konsumsi kayu. Kali ini bukan mau bagi2 ebook dengan harapan dibalik layar supaya publisher buku Indonesia mau menjual produknya dalam bentuk ebook atau mengajak kamu-kamu untuk menjadi blogger, tapi lebih kepada cara lain yang lebih nyata dan bisa kita lakukan untuk membantu mengurangi konsumsi kayu. Caranya bagaimana? Well sebelum aku kasih tau caranya, terlebih dahulu aku mau kasih apresiasi buat AndiRich yang memberikan inspirasi sehingga postingan ini bisa tercipta. Huehehehe… Thanks yo bro…

Read more

Lets Save The World Forest

August 7, 2008 · Posted in Lingkungan · 1 Comment 

I’ve been tagged by Qhoenz. What this all about? We know that ‘Global warming’ become one of the most focus nowadays and this tag is one of the solutions.

On September 10, the EU will be voting on a vital law against illegal logging. ForestLove is a controversial campaign from Greenpeace to push the EU’s vote in the right direction.

And YOU can be part of it. This summer we want people to take photos and video of themselves expressing love amongst the trees. After the deadline of August 31, Greenpeace will edit this material into a collaborative video that will show the EU commissioners just how much everyone loves the forests.

So let’s blogging to stop the logging!

1. Read about Greenpeace campaign.
2. Grab the embedding code for this video on YouTube and add it on your blog post.
3. Spread the word on your blog or web page! Do you tag your posts? Then please use “greenpeacebuzz” for your blog post about this.

If you think this is important and you do love being tagged, feel free to tags 5 friends of yours to spread this video and help Greenpeace to reach the top of the video viral charts.

On this opportunity, I doesn’t want to tags anybody but I want to tag everybody who reads this post. Feel free to make post about this matter on your blog guys…

Lokasi Liburan Favoritku di Sumatera Utara

June 14, 2008 · Posted in Lingkungan, Sumatera Utara · 18 Comments 

Guys… Lama ga update karena sibuk ngurusin skripsi. Kebetulan kampus udah libur. So agak-agak susah kalo mau ketemu sama dosen and temen yang bisa bantu-bantu nemenin pas penelitian.

Ngomongin tentang liburan dan Tahun 2008 yang dicanangkan sebagai visit Indonesia year 2008. Maka aku teringat bahwa masa liburan bagi sebagian kalangan, terutama pelajar dan mahasiswa sudah atau akan segera datang. Kalo inget-inget pengalaman dulu, aku paling sering menghabiskan liburan di tempat-tempat yang bernuansa alam. Kemping dan naik gunung yang paling sering. Lau Kawar (Gunung Sinabung), Gunung Sibayak, Sibolangit, Bukit Lawang, Tangkahan, Pussuk Buhit (Samosir), Danau Toba, Aek Nauli dan Taman Eden pernah ku jalani.

Padahal kalo anak kost seharusnya kan pas liburan pulang kampung ya… *Dasar anak kurang ajar*. Kalo aku mah cukup 1-2 minggu aja dikampung guys… Alasannya, selain dikampung bisa menambah bobot tubuh yang memang basicly sejak kecil sudah cukup subur, aku juga gampang bosan dikampung karena sangat jarang teman sebaya. Biasanya teman seumuran antara 23-25 tahun udah pada merantau semua untuk mengadu nasib di kampung orang.

Masa-masa liburan awal biasanya kuhabiskan berpetualang kesana-kemari tergantung inisiatif, ajakan teman, kocek di kantong dan tentu saja menarik tidaknya tempat yang akan dikunjungi. Selama belum pernah memijak suatu lokasi, maka lokasi tersebut bagiku adalah lokasi yang sangat menarik dan membuat penasaran untuk dijelajahi. Kalo lokasinya udah pernah dikunjungi, ya tergantung moodlah :D

Kalo kamu-kamu ada rencana berlibur ke daerah Sumatera Utara, seperti non gelly yang katanya mau nyari anggrek untuk nambah-nambah koleksi anggreknya (Jadi nggak non??? Ada anggrek eksotik yang diberi nama Anggrek Tien Soeharto nih… Review singkatnya bisa dilihat di blogku yang lama) atau K’ Lidya yang rindu dengan suasana pedesaan di sekitar Danau Toba, mungkin lokasi liburan favoritku di Sumatera Utara berikut bisa jadi referensi untuk kamu-kamu semua.

Lau Kawar, Gunung Sinabung

Udah lebih dari 5 kali aku main-main ke lokasi ini. Ga pernah bosen deh kalo kemping disini. Tapi emang yang terakhir kali (sekitar 2 tahun yang lalu), waktu ada kegiatan jalin keakraban pengurus baru GMKI FP-USU masa bakti 2006-2007 (anak mudanya jadi Ketua), aku udah mulai agak malas untuk naik ke puncak, karena fisik juga udah makin menurun *makin keras merokok*. Huehehehe… anak mudanya bisa selisih setengah jam lebih ama rombongan teman-teman lainnya, yang udah duluan nyampe dan sempat melihat sunrise :P

Apa aja yang bisa kamu liat kalo ke lokasi ini? Banyak guys… Di lokasi kemping (kaki gunung), ada danau kecil, luasnya sekitar 1o hektar (kira2) yang diberi nama Lau Kawar (Lau Kawar bahasa Batak Karo yang artinya Danau Tawar). Camping ground luasnya sekitar 500m2. Ada beberapa warung kopi yang tidak hanya menjual kopi, tapi juga kebutuhan sehari-hari para backpackers dan tentu saja memiliki WC umum buat selebritis yang males mandi di danau.

Kalo mau naik ke puncak gunung Sinabung, sebaiknya didampingi sama orang yang sudah cukup berpengalaman atau kalo emang ga ada yang bisa jadi guide, bisa juga minta tolong sama ranger yang stand by di Lau Kawar (kadang mereka mau menemani secara sukarela, apalagi kalo banyak cewe2 :P atau jika perlu dibayar dengan harga nego).

Naik gunung Sinabung enaknya tengah malam sekitar jam 1 pagi (buat yang baru pertama kali) supaya sempat melihat sunrise. Ga usah bawa bekal banyak2, cukup 1 bungkus crackers dan 1 botol besar air mineral untuk 1 orang dan kalo bisa bawa coklat atau gula merah untuk menambah energi. Yang paling penting saat naik gunung adalah bawa senter dengan perbandingan 3:4 (3 senter untuk 4 orang). Jangan lupa juga berdoa supaya ga ada halangan dan perjalanan bisa ditempuh dengan aman dan nyaman. Waktu naik sih enak, soalnya ga keliatan apa2 :D Eh pas turun baru deh pada nyadar kalo medan yang dilewati sangat menyeramkan (Jadi inget waktu pengalaman pertama menaklukkan gunung ini) :P

Oiya sampe lupa… Kalo mau jalan ke Lau Kawar, Gunung Sinabung, rute perjalanannya via Medan - Berastagi - Lau Kawar. Ongkos angkutan, Rp. 7000 + 7000 = Rp. 14ribu. Jadi kalo PP = Rp. 21ribu. Murah kan… Pokoknya kalo mau jalan-jalan ke Sumut atau Medan, jangan pernah lupa untuk menjajal yang namanya Gunung Sinabung ya guys…

Thats all guys… Kalo ada yang penasaran, googling aja dengan keyword lau kawar. Jangan lupa googling juga gambarnya biar makin mantap info yang bisa didapat. Mudah2an sedikit info ini bisa berguna. Oiya… Sekalian yang punya info lokasi liburan favorit di daerahnya masing-masing, jangan lupa kasih tau dengan mengisi komentar ya… Thanks guys…

Selamat Ulang Tahun Bumiku :)

April 23, 2008 · Posted in Lingkungan · 5 Comments 

Guys… Tahukah kamu tiga puluh delapan tahun yang lalu, tepatnya pada tanggal 22 April 1970 Hari Bumi untuk pertama kalinya diselenggarakan di Amerika Serikat. Kegiatan ini terselenggara atas prakarsa Senator Gaylord Nelson. Gagasan untuk membuat momen Hari Bumi dimulai sejak Senator dari Wisconsin ini menyampaikan pidatonya di Seattle pada tahun 1969. Isi pidato tersebut menuntut agar isu-isu kontroversial dimasukan dalam kurikulum resmi perguruan tinggi, dalam hal ini isu yang dimaksud adalah isu lingkungan hidup, dengan mengikuti model teach in yang telah dilakukan terlebih dahulu, yaitu mengenai isu anti perang. Gagasan Nelson tersebut mendapat dukungan yang mencengangkan dari masyarakat sipil. Dukungan ini terus membesar & memuncak hingga akhirnya diggelarlah peringatan Hari Bumi yang momental dan masih terus kita selenggarakan sampai hari dengan ini.

Pada saat itu jutaan orang turun ke jalan untuk berdemonstrasi. Mereka memadati Fifth Avenue di New York dengan mengacungkan tinju kemarahan kepada para perusak bumi. Tidak kurang dari 1500 perguruan tinggi dan 10.000 sekolah berpartisipasi dalam unjuk rasa tersebut. Tiga kota besar menjadi pusat kegiatan ini, yaitu New York, Washington dan San Fransisco. Majalah Time memperkirakan sekitar 20 juta orang turun ke jalan pada hari itu, bersama-sama menetapkan “Hari Bumi” dan menyerukan protes untuk memulai sebuah “Revolusi Hijau”.

Dari keberhasilan gerakan Hari Bumi pertama kali pada tahun 1970 di Amerika, lahirlah berbagai kelompok besar pelestari lingkungan hidup, antara lain Environmental Action (di Washington, 1970), kelompok Greenpeace (kelompok pelestari lingkungan yang cukup radikal dan militan, lahir pada tahun 1971), Environmentalist for Full Employment (kelompok penentang industrialisasi, lahir tahun 1975), Worldwatch Institute (pusat penelitian dan studi yang mengumpulkan berbagai informasi ancaman lingkungan global, lahir tahun 1975), dan masih banyak lagi kelompok-kelompok pemerhati lingkungan yang lain.

Di Indonesia sendiri saat ini telah banyak kelompok pemerhati, penggerak dan pelestari Lingkungan hidup. Di Sumatera Utara berdasarkan data terakhir (tahun 2004) yang kupunya terdapat lebih dari 100 kelompok (termasuk LSM) yang aktif dan bergerak dalam upaya pelestarian Lingkungan Hidup. Memang data tersebut belum tentu valid karena belum dimutakhirkan dan di cross-check kepada setiap pengurus kelompok yang bersangkutan. Mungkin malah terdapat lebih dari jumlah tersebut atau bahkan ada kelompok yang sudah tidak aktif lagi.

Dengan sekian banyaknya kelompok yang concern terhadap permasalahan lingkungan hidup tersebut toh kondisi lingkungan hidup kita tidak membaik, malah sebaliknya makin memburuk. Mungkin ini disebabkan tidak adanya sinkronisasi program atau kegiatan antar sesama kelompok tersebut maupun antara kelompok-kelompok tersebut dengan pemerintah. Semua berjalan sendiri-sendiri berdasarkan kepentingan masing-masing. Hiks… Sedih aku… :(

Be a Blogger

March 20, 2008 · Posted in Educational, Lingkungan · 2 Comments 

Guys… Ada lagi nih gambar kampanye yang ceritanya ngajakin orang supaya ngeblog. Gambar ini aku dapat dari Forum Indonesian Blogger di Facebook. Bagus ya… Emang betul kan… Kalo orang mulai terbiasa dengan yang berbau digital, maka pemakaian kertas akan semakin berkurang. Kalo pemakaian kertas berkurang, maka pohon-pohon akan bertahan hidup lebih lama. Kalo pohon-pohon bertahan hidup lebih lama, maka Iklim dunia akan semakin membaik. Kalo iklim dunia semakin membaik, maka tidak ada kata “khawatir” terhadap yang namanya “global warming” dan kawan-kawannya.Kalo pengalamanku sendiri, terus terang udah jarang banget mengkonsumsi kertas. Kalo sekarang-sekarang ini nih… Paling juga make kertas untuk buat tulisan. Trus kedepannya nanti make kertas paling hanya untuk print out seminar usul dan seminar hasil untuk tugas akhir (ceritanya lagi mau nyusun skripsi nih).

Ya wajarlah konsumsi kertasku berkurang… Lah wong sekarang blogging udah menjadi hobbie (karena dengan blogging bisa sekalian nyari tabungan untuk masa depan :). Aku jamin ga cuma aku aja tapi setiap blogger tanpa menyadari telah mengurangi konsumsi kertas dengan memanfaatkan media lain. So… keep blogging guys…

Petition of The Month: Save Americas Wolves

February 11, 2008 · Posted in Lingkungan · Comment 
Guys… Lingkungan kita semakin rusak… Binatang-binatang yang merupakan bagian dari rantai makanan dalam sistem kehidupan di bumi ini semakin sedikit jumlahnya. Kalau kita hanya diam, maka kita lebih dari para pembunuh mereka. Mari kita melakukan sesuatu untuk lingkungan dan flora fauna yang hidup didalamnya.

Untuk kedepannya, aku akan memposting petisi-petisi, terutama petisi lingkungan yang akan kita dukung bersama. Mudah-mudahan para pembaca blog ini juga mau untuk terlibat dan ambil bagian dalam mengisi petisi yang kutampilkan pada posting ini dan posting-posting berikutnya.

Untuk petisi kali ini, aku mengajak teman-teman untuk menyelamatkan Serigala Amerika:

Alaska’s majestic gray wolves are in grave danger. The state has issued permits to aerial gunners and pilots to chase the wolves, run them to exhaustion and shoot them from the air or to land and shoot them at point-blank range. More than 550 wolves have already been killed in this manner over the last three years!

Help us Save America’s Wolves! Sign the petition to urge the Bush administration to end the brutal slaughter of these magnificent animals by enforcing the Federal Airborne Hunting Act.

Click here to take ACTION

Berbagai Spesies Jamur yang Ditemukan di Kawasan Tahura Bukit Barisan Berastagi (5)

December 7, 2007 · Posted in Lingkungan · Comment 

Jamur Ganoderma (Ganoderma australe)

Klasifikasi Jamur
Kingdom: Mycota
Divisio: Basidiomycota
Subdivisio: Hymenomycotina
Kelas: Heterobasidiomycetes
Ordo: Tremellales
Familia: Tremellaceae
Genus: Ganoderma
Spesies: Ganoderma australe

Biologi Jamur
Kandungan miselium Ganoderma
tidak sekompleks tubuh buahnya. Pada miselium Ganoderma mengandung senyawa polisakarida, germanium organic. Tubuh buah Ganoderma mengandung lebih dan 200 senyawa aktif yang dapat dibagi menjadi tiga kelompok utama, yaitu 30% senyawa larut dalam air, 65% senyawa larut dalam pelarut organik dan 5% merupakan senyawa volatil. Polisakarida dan germanium organik merupakan senyawa larut dalam air, adenosin dan terpenoid larut dalam pelarut organik, sedangkan asam ganoderat merupakan senyawa volatil. Selain itu diketahui juga bahwa Ganoderma mengandung immunopotentiator dan polisakarida yang mampu menginduksi interferon.

Ganoderma adalah jamur poliporus yang banyak dijumpai tumbuh di dalam vegetasi berkayu di pedesaan, yaitu pada tonggak-tonggak berbagai jenis kayu dan sebagian pada batang-batang kayu pohon hidup. Jamur ini dideskripsikan pertama kali oleh Karsten (1881) dengan G. Lucidun (W. Curt. Fr.) sebagai satu-satunya jenis. Murill (1908), yang mendasarkan taksonominya pada spesifikasi inang, distribusi geografi, dan morfologi luar tubuh buah, menyebutkan terdapat tujuh jenis Ganoderma yang hidup di daerah iklim sedang, yaitu G. tsugae, G. sessile, G. zonatum, G. ulcatum, G. Oregonense, G. sequolae dan G. nevadense. Turner (1981) melaporkan bahwa paling sedikit terdapat 15 species Ganoderma di berbagai tempat di dunia,yang menyebabkan penyakit busuk pangkal batang. Sampai saat ini telah ditemukan lebih dari 250 jenis dan marga Ganoderma di seluruh dunia. Dari jumlah tersebut masih ada yang tumpang tindih (hanya sinonimnya), sehingga jumlah sebenarnya kurang dari 250 (Susanto, 1998). Walaupun jenis-jenisnya belum dikenali secara tepat, jamur Ganoderma diketahui sangat banyak ragam jenisnya, yang dijumpai tumbuh pada vegetasi berkayu di pedesaan.

Tubuh buah jamur mula-mula tampak sebagai suatu bongkol kecil berwarna putih, kemudian berkembang menjadi berbentuk kipas tebal dengan bentuk yang sangat bervariasi. Bagian bawah tubuh berpori dan kadang-kadang tubuh buah seperti mempunyai tangkai. Seringkali banyak tubuh buah terbentuk berdekatan, saling menutupi atau sa1ing bersambungan. sehingga menjadi suatu susunan yang besar.

Next Page »

  • Other Links

  • Top Commentators

  • Blog Connection

  • Recent Visitor

  • Stats and Ranks

  • Spam Blocked