Kenapa Harus Ngotot bentuk Protap???

February 5, 2009 · Posted in Hot News, Sumatera Utara 

Guys… Terus terang aku lagi bingung banget nih. Kog pada ngotot kali ya membentuk Protap. Emang apa bagusnya sih Propinsi Tapanuli sehingga sangat urgent untuk dibentuk? Toh kalo yang aku liat ini hanya untuk kepentingan elit-elit dan golongan tertentu. Kita-kita sebagai masyarakat kayaknya harus smart dong… Liat deh… Itu oknum-oknum yang ngotot banget mau membentuk Propinsi Tapanuli emang udah ada berbuat banyak ga selama ini untuk daerah, terutama  untuk Tapanuli??? Malu awak… Soalnya sebagian besar orang yang dijadikan tersangka atas kasus memalukan yang terjadi di DPRD Sumut dan mengakibatkan meninggalnya Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara (Sumut) H Azis Angkat yang masih baru dua bulan menjabat, ternyata kawan-kawan dan senior awak di suatu organisasi.

Polisi harus lebih tegas dan jeli nih… Ada sebagian tersangka yang menurutku dikorbankan alias jadi tumbal, seperti salah satu sobat waktu dulu kami sama-sama jadi aktivis si Parles Sianturi (di sebagian koran dan TV dibilang Parlis), Angkatan 2002 Fisika alumni dari FMIPA Unimed. Saat aku jadi ketua di FP-USU, si kawan ini jadi ketua di FMIPA-UNIMED. Aku yakin dia nggak bersalah atau kalaupun dia bersalah, ada yang seharusnya lebih bersalah daripada dia. Sial kali nasibmu kawan!!! Padahal baru lulus PNS kau… Dah kubilang, jangan terlalu asik kau main di politik dan jangan kau terlalu banyak bergaul dengan senior-senior itu. Busuknya hati mereka itu sebagian besar!!! Semoga kau tabah lah les… Introspeksi diri dan banyak-banyak berdoa. OK!!!

Trus buat masyarakat sumut, jangan terpancing untuk berbuat sesuatu yang lebih anarkis. Biarkan polisi bekerja untuk mengusut siapa aktor intelektual yang seharusnya dihukum atas kasus ini. Akhirnya aku hanya bisa berharap semoga Sumut tetap kondusif.

Comments

12 Responses to “Kenapa Harus Ngotot bentuk Protap???”

  1. Tipis on February 5th, 2009 5:40 am

    Kl lihat di tipi peristiwa itu bikin miris. Kayak bukan manusia aja. Sama sekali tak beradab. Cermin kebebasan yg kebablasan. Para pemuda yg ikut (biasanya aktivis) suka jd pion, kasihan. Pasti ada rajanya yg suka ngomporin. Semoga cepat terungkap dan tdk terulang lg. Sungguh memalukan :(

  2. anton on February 5th, 2009 6:47 am

    ini adalah ulah anarkis satu anarkis beneran satu anarkis intelektual yang paling parah anarkis intelektual yang dilakukan oleh anggota DPRD SU yang memancing anarkis inilah harga yang harus dibayar oleh semua inilah jalan pahit yang harus dijalani panitia protap akibat anarkis intelektual, seluruh persyaratan telah dipenuhi tinggal rekomendasi dari DPRD SU tapi tanpa alasan yang jelas dan dasar yang jelas terus ditahan dengan berbagai alasan klise yaitu mekanisme seharusnya yang menolak itu gubernur bukan DPRD SU yang goblok sebagai pelaku anarkis intelektual bercermin lu semua anggota DPRD berotak tapi tak berhati nurani menghancurkan tatanan demokrasi, jangan hembang hati nurani rakyat tidak akan terhempang suara rakyat adalah suara Tuhan, siap siap Tuhan akan murka bagi siapa saja yang menghempang suara rakyat.
    BRAVO PROPINSI TAPANULI MAJU TERUS HANCURKAN KAUM-KAUM ANARKIS INTELEKTUAL DI DPRD SU.

  3. Ina on February 5th, 2009 9:39 am

    Turut prihatin…

  4. HeLL-dA on February 5th, 2009 10:36 am

    Kayaknya Abang juga ‘membara’ nih waktu nulis ini.
    Hehehehe.
    Amien..
    Semoga SUMUT tetap kondusif.
    Oya, para pendemo juga katanya bawa peti mati gitu.

    HeLL-dA´s last blog post..Pengendalian Diri oleh Remaja

  5. Agung on February 5th, 2009 12:11 pm

    memalukan… memilukan…

    Agung´s last blog post..Cara ganti atau edit Profile di Blogger/Blogspot

  6. ulan on February 5th, 2009 2:36 pm

    ada yang menunggang ada yang di tunggang.. dooohh..

    ulan´s last blog post..di-jual diri

  7. thegands on February 5th, 2009 3:05 pm

    cemana lah lae… udah barling para pemerintah kita sekarang ini..

    thegands´s last blog post..I Love Blogging Design Contest

  8. agil on February 5th, 2009 9:36 pm

    mesti banyak berpikir dalam mengambil langkah untuk para pemuda-pemuda, khususnya pemuda sumatera utara..
    lihat sisi baik dan buruknya…lihat untung dan ruginya..
    keep posting apara..
    tetap kompak pemuda sumatera utara.

  9. Luigi on February 7th, 2009 12:02 am

    Pemekaran.. dan timbul-lah “raja-raja” kecil di propinsi baru itu – rawanlah negeri dengan korupsi dan kolusi.. ingat banyak kerajaan-kerajaan kecil dahulu banyak yang dijajah dan runtuh – karena mudah diperdayakan, kini oleh ketamakan dan keserakahan.. ya dimulainya dari model pemekaran ini.. good governance adalah kunci-nya..

    Bersatu kita teguh – bercerai kita runtuh – udah jadi rumus kok.. jadi masyarakat sedianya waras-lah nggakusah merestui ide2 macam begini..

  10. andro on February 8th, 2009 4:26 pm

    bang…
    kenapa web blog abang nie?
    sewaktu aku ngview beberapa postingan abang ada terdeteksi trojan sama malware…
    apa seh gunanya itu..?
    th’x before!!!

    andro´s last blog post..LAPORAN PRAKTIK KERJA LAPANG DI TAMAN NASIONAL GUNUNG LEUSER ( 12 JUNI – 12 AGUSTUS 2008)

  11. awi on February 10th, 2009 12:25 pm

    kasian bgt si parles itu pra…
    yang awak pikirnya selam ini udah ga maen di organisasi lagi dia,
    mudah2 an dia bisa lepas lha ya pra, kita berdoa aja. Aku dulu sama dia satu kumpulan pemuda di perjuangan.
    Aq cuma bisa bilang TURUT BERDUKA CITA UNTUK SUMUT.

  12. Mr Toba on June 18th, 2009 11:23 am

    Aspirasi pembentukan propinsi itu adalah hak demokrasi dan hak konstitusi rakyat. Harusnya wakil rakyat dan pemerintah membuat aturan yang jelas dan baku dalam menanggapi aspirasi ini. Dengan adanya aturan yang jelas dan baku, maka proses dapat dilaksanakan sampai tuntas……. disetujui atau tidak dapat dijelaskan kepada rakyat. Kejujuran, akuntabilitas, keadilan dan transparansi…..seandainya sudah terjadi di negeri tercinta ini, maka tidak perlu demo…. apalagi yang anarkis dan brutal…… dan korbanpun tidak terjadi. Sayang sekali dan saya turut sedih.

Leave a Reply